Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2012

Diawali Iseng, Coffee Toffee Kini Beromzet Hingga Rp140 Juta

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ SESUATU bisa menjadi besar memang harus dimulai dari nol, tidak ada pengecualian. Contoh paling nyata usaha yang dibangun dari nol adalah usaha yang dilakukan bersungguh-sungguh pada akhirnya akan menjadi besar. Begitu pula dengan kedai kopi "Coffee Toffee" yang saat ini menjamur hampir di seluruh kota besar di Indonesia. Siapa sangka, jika kedai tersebut hanya berawal dari iseng dan mimpi. Tepatnya enam tahun yang lalu, saat masih kuliah di negeri Kangguru, Obi Anindito senang menghabiskan hari-harinya bekerja di sebuah kedai kopi yang terkenal di dunia. Saat bekerja itulah, dirinya merasa kopi yang digunakan oleh gerai tersebut berasa dari Indonesia. Melihat hal tersebut, dirinya merasa tergugah, mengapa bukan orang-orang Indonesia yang seharusnya menikmati kopi-kopi enak asal Indonesia. "Coffee Toffee founder -nya Pak Obi Anindito. Tepatnya 2006 silam," kata PR and Promotion Manager Coffee Toffee Mika Afandy saat b

Aburizal Bakrie Sempat Dipandang Sampah

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ SETIAP pengusaha pasti mempunyai cerita tersendiri selama membangun usahanya. Suka duka selama menjalankan suatu perusahaan menjadi kisah menarik tersendiri bagi mereka. Seorang pengusaha yang sudah sukses pun seperti tak pernah bosan untuk terus menggali kemampuan diri mereka dalam menjalankan bisnisnya. Berbekal naluri berbisnis, serta tekad dan kemauan yang keras, mereka pun meraih apa yang sudah menjadi keinginannya. Begitu pula dengan konglomerat terpandang di Tanah Air, Aburizal Bakrie. Kendati lebih banyak cacian yang menghinggap di dirinya, namun dengan gayanya yang santai, pria yang akrab disapa Ical ini sukses membangun kerajaan bisnisnya. Namun, bukan orang sukses namanya bila tak pernah merasakan pahitnya dalam membangun kesuksesan. Siapa sangka, pengusaha nasional yang pernah tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia tersebut, ternyata pernah mengalami kejatuhan yang sangat dalam. Pada 1998, ketika krisis ekonomi meland

Menelusuri Karir Sukses Bos McDonalds

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ SETELAH melayani hampir sepuluh tahun di Angkatan Laut Amerika Serikat, Jim Skinner memulai karirnya dengan McDonald pada 1971 sebagai manajer restoran trainee pada Carpentersville, Illinois. Kinerjanya yang cemerlang membuatnya cepat bergabung dengan unit bisnis perusahaan di Amerika Serikat (AS). Mengutip Reuters, Skinner masuk tim manajemen internasional McDonald di 1992. Saat itu, dia merupakan wakil ketua yang  bertanggung jawab atas operasi McDonald di Asia, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin. Dia menjabat jabatan itu sampai akhirnya dia dipromosikan menjadi CEO. Pada tahun itu, terjadi tiga kali pergantian CEO. Sebelumnya, Chief Executive McDonald Jim Cantalupo meninggal karena serangan jantung pada bulan April 2004, tak lama sebelum jadwal dia berbicara kepada ribuan pemegang saham McDonald dan karyawan. Penggantinya, Charlie Bell didiagnosis dengan kanker kolorektal hanya beberapa minggu ke masa jabatannya dan mengundurk

Warren Buffett Ubah Hidupnya di Usia 25 Tahun

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ SIAPA yang tidak mengenal Warren Buffett, orang terkaya ketiga di bumi. Pemilik Berkshire Hathaway ini memiliki kekayaan sebanyak USD44 miliar. Padahal, jumlah asetnya turun USD6 miliar akibat nilai saham Berkshire turun tujuh persen. Apa sebenarnya kunci sukses Warren Buffet? Ini dia langkah penting Buffett yang dibuatnya kala usianya menapaki 25 tahun. Warren muda yang kala itu mengidolakan Benjamin Graham setelah membaca bukunya The Intelligent Investor, pergi ke Columbia Business School untuk menemui Graham, yang menjadi profesor di sana. Setelah lulus dari Columbia, dia kembali ke Omaha, dan mulai menekuni bisnis surat berharga (obligasi). Meski begitu, Warren tetap tidak pernah melupakan Graham. Pada periode 1951-1954, dia mulai membuat prediksi sahamnya sendiri, kemudian dikirimkan secara berkala kepada Graham untuk meminta pendapat. Langkah Warren tidak sia-sia, Graham pun membalas kembali suratnya tersebut. "Kalau Anda ad

Lepas dari Film Banting Setir Jadi Pengusaha Mi

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ ULET dan tekad Wahyu Indra, warga Pondok Cina, Depok ini patut dicontoh. Prinsip hidup tersebut mampu mengembangkan usaha waralaba mie ayamnya, hingga kini tersebar di 120 titik di seluruh Indonesia. Padahal, pria beranak tiga ini dulu bergelut dengan PH perfilman nasional. Namun karena iklim perfilman tak begitu segar lagi baginya, dia pun banting setir ke bidang kuliner. Dengan modal awal sekira Rp27 juta, kini Wahyu sudah mempunyai penghasilan sebesar Rp50 juta per bulan dari sistim waralaba mie ayam grobakan yang dipilihnya. Dengan dana kemitraan Rp7,5 juta, Wahyu pun telah memiliki 120 mitra di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Kemudian di Bandung, Semarang, dan Pekanbaru. "Alhamdulillah dengan fokus saya bisa mengembangkan usaha ini. Yang penting kuncinya spekulasi yang terukur dalam menjalankan usaha," tuturnya kepada Okezone di Kantor Pusat Mie Ayam Grobakan di Jalan Merpati 6 No 221, Perumnas Depok I, belu

Bermodal Ide, Sandiaga Uno Kini Dikejar Uang

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ BANYAK kejadian yang tidak terduga bisa menimpa sewaktu-waktu dalam kehidupan kita. Hal ini yang dialami pengusaha muda, Sandiaga Salahudin Uno. Siapa sangka, sepak terjangnya sebagai seorang pengusaha bermula dari "kecelakaan". Sandi awalnya dia adalah seorang pegawai biasa. Bahkan, dia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), imbas krisis pada tahun 1997-1998. Namun, pria berkacamata ini mencoba bangkit dari keterpurukannya. "Niat jadi pengusaha itu sebenarnya by accident, karena saya di PHK. Jadi mengalir saja, mencari solusi menjadi surviva l dan jadilah pengusaha," ungkapnya ketika berbincang dengan okezone beberapa waktu lalu. Di tengah keterpurukannya, Pria yang lahir di Pekanbaru, Riau, 28 Juni 1969 ini mencoba mengubah mind set- nya, untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri. Hal tersebut tentu sangatlah sulit. Jika sebelumnya Sandi, begitu dia biasa dipanggil, hanyalah pegawai yang menerima gaji, dia harus meru

Armida, Si Akademisi yang Angkat Kaum Perempuan

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Berbicara soal wanita, tidak bisa dipungkiri dari dulu hingga kini mereka memegang peranan penting dalam setiap aspek kehidupan. Baik dalam aspek pembangunan negara, ekonomi, maupun keluarga. Ternyata, wanita pun ternyata kini bisa menentukan "nasib" masa depan sebuah bangsa. Lihat saja Menteri Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas), Armida Salsiah Alisjabana. Sejak 2009 hingga sekarang, dirinya bisa dikatakan menjadi salah satu sosok Kartini masa kini yang mempunyai peranan penting di Indonesia. Khususnya dalam mengambil kebijakan atau policy dalam rangka pembangunan ekonomi. Wanita berkacamata ini mengawali karirnya sebagai kaum profesional akademisi. Armida memandang, jika pembangunan ekonomi Indonesia ingin lebih maju, maka kaum perempuan dan usia produktif alias anak muda harus diberdayakan semaksimal mungkin. "Kalau Indonesia ingin berhasil, kuncinya ya ini dikaum muda dan perempuan ini. Apapun, Anda

Sheryl Sandberg, Wanita di Balik Kesuksesan Facebook

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Rating: 4.5 WANITA selama ini selalu diungkapkan menjadi sosok di balik suksesnya seorang pria. Bukan tak mungkin pula bagi suatu perusahaan. Sebagai seorang chief operating officer (COO) di sebuah perusahaan jejaring sosial, Facebook, Sheryl Sandberg adalah orangnya. Sandberg menjalankan kegiatan penting dalam perusahaan, di antaranya dalam hal periklanan, pengembangan bisnis, serta menangani perekrutan karyawan. Seperti dilansir dari CNBC.com, Jumat (18/5/2012), selama empat tahun berkecimpung menangani perusahaan, dia telah membantu Facebook menjadi perusahaan yang sangat menguntungkan. Dia juga berhasil memperluas jaringan di internasional. Alhasil, pengguna Facebook sudah lebih dari 900 juta. Sementara sang bos, yaitu Mark Zuckerberg juga turut andil dalam mengawasi perusahaan. Dia mendesain bagaimana perusahaan mampu terus meraih untung tanpa mempersulit pengguna yang kian banyak. Sandberg mengawali karirnya dari Washington DC

Bono "U2" Jadi Rocker Terkaya Berkat Facebook

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Vokalis band U2, Paul David Hewson atau yang lebih dikenal Bono Vox, menjadi rock star terkaya di dunia berkat initial public offering (IPO) Facebook. Seperti dikutip dari Time NewsFeed, Bono santai menyikapi berita NME yang menyebut dirinya sebagai miliader baru akibat IPO dari perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut. Dalam grup investasinya, Elevation Partners, bintang rock itu memasukkan uangnya ke situs jaringan sosial dengan mengantongi 2,3 persen saham Facebook pada akhir tahun 2009. Bono tetap merendah, kendati muncul spekulasi kekayaannya melewati kekayaan Paul McCartney, anggota the Beatles. Dengan nilai IPO Facebook yang mencapai USD100 miliar, setara dengan 63 miliar poindsterling, maka nilai saham yang dimiliki Bono mencapai USD1,5 miliar, atau 940 juta poundsterling. Jumlah itu lebih besar dari kekayaan yang dimiliki Paul McCartney yang kekayaanya mencapai 665 juta poundsterling. "Orang ini (Bono) bukanlah miliarder, d

Generasi Ke-8 Faber Castell Tak Mau Jadi yang Terakhir

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Faber Castell merupakan usaha keluarga yang dirintis selama delapan generasi, namun bukan berarti usaha ini tak mengalami kesulitan. Pemangku usaha keluarga Faber Castell, yang merupakan generasi kedelapan, Count Andreas Wilhelm Eberhard von Faber-Castell menjelaskan, selalu ada kesulitan dalam mengelola sebuah perusaahan. "Bagaimana cara kita menyelesaikan sebuah kesulitan menjadi kesulitan tersendiri, dan yang lainnya adalah menjaga bagaimana perusahaan ini tetap sehat, berjalan baik dan tetap menguntungkan," jelas Count Andreas Wilhelm Eberhard von Faber-Castell kepada Okezone . Dia menjelaskan, kesulitan juga terjadi lantaran dalam membangun sebuah bisnis, maka dia harus menerapkan  standar perusahaan saya ke orang-orang yang terlibat. "Sampai mereka yang terlibat menjadi satu tim, itu membutuhkan waktu beberapa tahun. Sampai semuanya dapat berjalan, komunikasi, dan semua proses lainnya, itu membutuhkan waktu. Meski

Kisah Dirut Askes, Si Anak Petani dan Mobil Sedan Putih

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ TIDAK pernah terlintas dipikiran seorang I Gede Subawa untuk dapat menempati posisi strategis sebagai Direktur PT  Asuransi Kesehatan (Askes) (Persero). Lahir di Tabanan, Bali, dari keluarga petani, I Gede mempunyai cita-cita untuk membela negara, dan masuk ke sekolah Akabri. Namun, keinginannya masuk sekolah Akabri mendapatkan hambatan dari orangtuanya. "Orangtua saya kan petani, saya sadar betul kalau kuliah ke Fakultas Kedokteran itu pasti mahal. Jadi saya pilih masuk ke Akabari, karena Akabri dibiayai oleh negara, tapi tidak boleh sama orangtua," kata dia, kala berbincang dengan Okezone beberapa waktu lalu. Anak pertama dari enam bersaudara ini akhirnya serius menjalani kuliahnya di Fakultas Kedokteran sesuai keinginan orangtuanya. Selain karena dorongan orangtua, pengalaman masa kecilnya juga memantapkan langkahnya di dunia kesehatan. Ini terjadi karena saat masih kecil, I Gede pernah menderita penyakit disen

Liku-Liku Faber Castell Penuh Warna

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Rating: 4.5 Menggambar menjadi salah satu kegiatan yang diajarkan kala kita duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK). Menggambar menjadi wadah untuk mengekspresikan keindahan alam, maupun menggambar apa saja yang ada di benak kita. Menggambar, mewarnai, juga menjadi hobi yang digunakan orang untuk melepas stres ataupun menyalurkan imajinasi mereka di atas kertas. Salah satu perusahaan yang konsisten mewujudkan imajinasi melalui peralatan pensil adalah Faber Castel. Perusahaan yang awalnya bernama Faber ini, telah menciptakan pensil lebih dari 250 tahun, selama delapan generasi. Didirikan Kaspar Faber pada 1761, pada awal mulanya, perusahaan ini hanya memproduksi pensil. Pengrajin kabinet ini memproduksi pinsil pertamanya, yang disebut "Bleiweißstifte" di Stein dekat Nuremberg, Kaspar Faber dan dijual di pasar Nuremberg. Perusahaan yang berdiri sebelum Revolusi Prancis dan berdirinya negara Amerika Serikat (AS) ini, bukan perusa

Daftar Kesuksesan Bos AirAsia

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ TONY Fernandes telah sukses mengembangkan bisnisnya di industri penerbangan melalui AirAsia. Pencapaian terbesar pengusaha Malaysia ini yakni membuat AirAsia menjadi maskapai penerbangan internasional. Sebelum dia memasuki industri ini, negara-negara di wilayah Asia belum memiliki kesepakatan penerbangan terbuka (open skies agreement). Pada pertengahan 2003, Fernandes melobi Mahathir Mohammad, Perdana Menteri Malaysia agar mengemukakan wacana persetujuan itu kepada Thailand, Indonesia, dan Singapura. Hasilnya, bukan saja untuk AirAsia, tetapi juga untuk berbagai maskapai penerbangan tarif murah yang lain bisa mendaratkan pesawatnya di negara ASEAN. Fernandes juga berhasil merevolusi perindustrian penerbangan melalui penerbangan tarif murah (low cost carrier). Sekarang, terdapat beberapa maskapai penerbangan bertarif rendah di wilayah ASEAN. Pada 2004, AsirAsia membuat perusahaan joint venture di Thailand dan Indonesia. AirAsia menguasai

Elvyn G Masassya, Penyanyi yang Sukses Jadi Dirut Jamsostek

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Menteri BUMN Dahlan Iskan menunjuk Elvyn G Masassya menjadi direktur utama PT Jamsostek (Persero). Sebelumnya, Elvyn menjabat sebagai direktur investasi di BUMN tersebut. Lalu, bagaimana sepak terjang pria kelahiran Medan, 18 Juni 1967 ini? Elvyn mengantongi gelar Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen Universitas Jayabaya dan Magister Manajemen Keuangan Institut Teknologi Bandung (ITB). Soal karir, dia pernah menjabat sebagai Komisaris PT Bank Bali, Direktur PT Bank Permata Tbk, Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, serta Direktur PT Tuban Petrochemical Industries Sementara di Jamsostek, karir Elvyn sendiri resmi dimulai pada Desember 2008 sebagai direktur investasi. Sisi Lain Elvyn Dikutip Okezone, dari berbagai sumber, Selasa (7/8/2012), selain dikenal sebagai praktisi di pasar keuangan, Elvyn juga dikenal sebagai seorang penyanyi. Tak tanggung-tanggung, Elvyn pun sudah menelurkan beberapa album. Sejumlah albumnya ant

Keterbatasan Fisik Ubah Habibie Jadi Marketer Sejati

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ TIDAK perlu berwajah tampan, berpostur proposional, dan terlihat maskulin untuk dapat menjadi seorang marketer. Ini terlihat dari perjuangan Habibie Afsyah sebagai seorang marketer. Setiap orang pasti memiliki kemampuan dan keahlian masing-masing dalam memperjuangkan hidupnya. Tetapi berbeda dengan Habibie, pria kelahiran 6 Januari 1988 yang hanya tamatan SMA Sunda Kelapa ini dapat meraup ribuan dolar per bulan dengan keterbatasannya, menderita cacat kaki dan tangan. Habibie memulai karirnya dengan pegangan ingin membuat pandangan orang lain bahwa dia bisa mandiri. Dengan persepsi tersebut, dia memulai bisnisnya tidak jauh dari hobinya bermain game di dunia online, yakni internet Advertiser. Pemenang Danamon Award 2012 ini, pada 2007 mendaftarkan diri pada situs Amazon.com yang merupakan situs penjual terbesar saat itu. Dirinya pun hanya mendapat imbalan kecil sekira USD24 per bulan. Barulah menjelang lima sampai enam bulan kemudian,

Sri Mulyani, Si "Wanita Perkasa" Paling Berpengaruh

Gambar
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ CERDAS, cantik, serta mampu memberikan pengaruh pada ekonomi dunia tentu saja hal yang patut dibanggakan dari seorang wanita kelahiran Lampung 50 tahun silam. Ya, sudah tentu dia adalah Sri Mulyani Indrawati (SMI), wanita yang pernah dipercaya menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas hingga dipindahkan menjadi Menteri Keuangan (Menkeu). Selama berkarier, wanita yang akrab disapa Ibu Ani ini pernah ke Atlanta, Georgia, Amerika Serikat (AS) sebagai konsultan di USAid pada Agustus 2001 untuk kerjasama dalam memperkuat institusi di daerah. Sementara pada 2008, SMI menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, lalu SMI pernah menjadi Menteri Keuangan terbaik Asia pada 2006 oleh Emerging Markets. Pada awal Oktober 2002, SMI terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group). Sejak 1 November 2002,