Yoris Sebastian, Pencipta Inovasi yang Out of Box

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ





SETIAP orang bisa menjadi kreatif. Setiap orang bisa menciptakan inovasi. Selama mereka mau berusaha dan bekerja keras, semua kreativitas pasti akan muncul.

Tampaknya, hal tersebut ada dalam salah satu kepribadian anak muda yang penuh dengan kreativitas ini, Yoris Sebastian. Dialah pengusaha Indonesia yang selama ini dikenal bergerak dalam bidang industri kreatif.

Di saat anak-anak seusianya masih mengandalkan uang orangtua, saat masih duduk di bangku sekolah ia berjualan kaos meskipun dilarang oleh gurunya.

"Dulu saya jualan kaos dilarang, sekarang cuma kasih konsep sudah di bayar mahal," tawanya kepada okezone, beberapa waktu lalu.

Selepas kuliah di SMA Pangudi Luhur, ia pun memutuskan untuk magang di Majalah Hai. Di sanalah Yoris mulai berkecimpung dalam dunia kreatif.

Terlahir di Ujung Pandang, 5 Agustus 1972, diusianya yang ke-26 tahun pun Yoris sudah terpilih menjadi General Manager (GM) Hard Rock Cafe Indonesia. Dia pun diklaim menjadi GM termuda se-Asia dan termuda kedua di dunia.

Yoris-lah yang memperkenalkan program I like Monday di Hard Rock Cafe Jakarta pada 2003. Ketika semua tempat hiburan menitikberatkan pengadaan acara pada hari libur dan akhir minggu, Yoris mengadakan acara musik di hari Senin yang merupakan hari paling sepi kunjungan.

Dia juga membuat program bertajuk Destination Nowhere yang berarti Tujuan Tidak Kemanapun pada 2003. Sebuah acara jalan-jalan yang jadwalnya tidak disampaikan pada pesertanya.

Tampaknya, dia tidak ingin terus menerus menjadi "buruh" di perusahaan orang, selepas keluar dari Hard Rock, pada usia 34 tahun, ia mendirikan sebuah perusahaan konsultan kreatif Oh My Goodness (OMG) yang berdiri pada 1 April 2007.

Usahanya tersebut bergerak untuk menjual ide-ide kreatif kepada klien. OMG sendiri telah menjadi konsultan pengembangan bisnis konsep ruang rapat di antaraya fPod di fX Jalan Sudirman, Jakarta. Kemudian kreatif konseptor Rasuna Epicentrum yang mengusung konsep The Creative Capital of Jakarta.

Prestasinya pun tak hanya itu, dia juga menjadi event consultant Black Innovation Award 2009 dan International Young Creative Entrepreneur Award British Council Indonesia, pemasaran dengan konsep word of mouth untuk XL dan kosmetik Caring Colours, serta konsultan pemasaran kreatif film remaja Queen Bee (2009) dan Ketika Cinta Bertasbih (2009), hingga konsep bisnis inovatif untuk Avia Tour.

Yoris pun selalu dikenal dalam hal inovasi dan ide kreatifnya. Pria yang suka minum air putih ini menunjukkan konsistensinya dalam membuat ide-ide kreatif yang tidak biasa. Atau yang biasa dikenal juga sebagai berpikir out of the box.

"Ide kreatif akan segera berkembang bila dimulai dengan hal yang kecil (start small)," pungkas pria berkulit putih ini.

sumber

Rating: 4.5

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 Tipe Bos

Tips Galau

Biar Keliatan Pinter: Otak Kiri atau Otak kanan?