Ahli Ginjal: Kebanyakan Minum Air Berbahaya

Aturan minum air putih yang tepat adalah tidak kekurangan dan tidak berlebihan.

Kekurangan cairan tubuh berdampak pada menurunnya fungsi kognitif, masalah jantung dan sebagainya. Sebaliknya, kelebihan minum juga berakibat fatal bagi tubuh.

DR. dr. Parlindungan Siregar, SpPD-KGH, dari Staf Divisi Ginjal Hipertensi, Dept. Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, menjelaskan bahwa kelebihan minum air memicu sebuah kondisi yang disebut hiponatremania.

"Minum air 2-3 liter sehari itu aman bagi mereka yang ginjalnya masih sehat, terutama anak muda. Karena minum air yang banyak dapat menghambat terjadinya pembentukan batu ginjal," jelas dr. Parlindungan, saat ditemui dalam jumpa pers Hari Ginjal Sedunia di Hotel Grand Sahid, Jakarta (6/3).

Namun, bagi orang yang sudah memiliki gangguan ginjal memang disarankan tidak meminum terlalu banyak air. "Maksimal 1,5 liter air per hari sudah cukup bagi orang memiliki kelainan ginjal dan orang berusia lanjut," tambahnya.

Hiponatremania merupakan kondisi dimana tingkat natrium dalam darah turun. Kasus ekstrim kelebihan air dalam tubuh pernah terjadi dalam sebuah perlombaan minum air putih sebanyak mungkin, yang menyebabkan pesertanya meninggal dunia.

"Kalau hiponatremania-nya terjadi cepat, orang yang banyak minum bisa meninggal dunia. Namun, kalau terjadi lambat, bisa mengakibatkan ngantuk. Pada orang tua bisa menyebabkan mudah jatuh," jelas dr. Parlindungan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 Tipe Bos

Tips Galau

Biar Keliatan Pinter: Otak Kiri atau Otak kanan?