Tabir Surya Alami Pelindung Kulit Sehat

Mengonsumsi makanan yang memiliki zat ampuh pelindung kulit bisa menjadi penangkis efek buruk dari sinar matahari.

Coba yuk, ikuti 5 cara menggantikan tabir surya dengan hidangan di piring Anda.

Makan Sayuran
American Cancer Society menyarankan untuk mengonsumsi setidaknya 5 kali sehari buah dan sayuran. Yakinkan semuanya berwarna hijau tua dan oranye. Minimum 35 porsi seminggu.

Makan 3 kali sayuran jenis cruciferous seperti brokoli, kembang kol dan kale, lalu 4 hingga 6 sayuran hijau seperti bayam, daun beet, collard green (sejenis sawi) dan 7 buah jeruk.

Dalam studi yang dilakukan di Italia menunjukkan mengonsumsi makanan tersebut dalam jumlah banyak akan mencegah kanker.

"Makanan ini mengandung banyak antioksidan, seperti polyphenols, carotenoids, dan kandungan bioactive yang dapat mengurangi risiko terkena melanoma," kata Cristina Fortes, Ph.D., peneliti di Instituto Dermopatico dell Immacolata, Roma, Italia.

So, mulai sekarang jangan singkirkan potongan sayur dari piring Anda. Cobalah trik diet sehat yang bisa membantu Anda makan sayur lebih banyak, yaitu: sebelum mengambil nasi penuhilah dua pertiga piring makan dengan sayuran.

Pola makan seperti ini dijamin akan membuat Anda melangsing plus kulit jadi lebih sehat, mulus, bebas jerawat, awet muda dan tentu saja jauh dari kanker.

Ayo Makan Ikan
Himbauan ini bukan berarti melarang Anda untuk menyantap burger. Namun, jika Anda ingin punya kulit sehat cobalah perbanyak konsumsi ikan. Terimakasih pada anti-inflammantory dari omega-3 yang banyak ditemukan pada ikan dan lemak ikan.

Bila Anda mengonsumsi ikan seminggu sekali, maka akan memberi perlindungan kulit sebanyak dua kali lipat dari kemungkinan terserang melanoma. Menurut penelitian Fortes, diet makanan yang baik juga akan mengurangi kemungkinan terkena jenis kanker yang lain.

Peneliti dari Australia menemukan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi ikan yang kaya dengan omega-3 seperti salmon, sardines, mackerel dan trout, setiap lima hari sekali, akan memiliki actinic keratoses atau pertumbuhan prakanker 28 persen lebih rendah.

Actinic keratoses biasanya muncul di kulit warna kemerahan atau merah dan tampak kering dan bersisik. Bisa juga berwarna abu-abu terang atau kecokelatan dan terasa tebal, kasar atau berpasir.

Menurut penelitian yang diterbitkan American Journal of Clinical Nutrition 2009 indikasi ini disebabkan paparan sinar UV dan berubah menjadi bentuk awal dari sel skuamosa pada kanker.

Memasak Pakai Bumbu Segar
Menambahkan bumbu pada, salad, sup, ayam, ikan dan lainnya bukan hanya menambah lezat makanan tapi juga ampuh melindungi kulit.

Bumbu-bumbu bisa mengandung banyak antioksidan. Satu sendok makan bumbu bisa seimbang dengan khasiat buah dan dapat menghindarkan Anda dari melanoma, demikian penelitian Fortes.

Sage segar (sejenis tumbuhan rerumputan yang berdaun hijau keabu-abuan dan suram), rosemary (bunganya bisa juga dibuat teh), parsley dan basil memiliki banyak manfaat.  "Hmm, tapi bukan berarti Anda langsung mencampur 4 jenis bumbu tersebut," kata Fortes. "Salah satu saja, setiap harinya sudah cukup."

Minumlah Teh
Setelah bermain di pantai minumlah es teh buatan sendiri. Minuman ini bisa menghalangi kerusakan sel akibat paparan matahari. Studi di Lab menemukan polyphenol antioxidants di teh hijau dan teh hitam ternyata dapat menghambat protein yang bisa membuat kanker berkembang.

"Mereka bisa menghambat kanker dengan membatasi membesarnya saluran darah di sekitar tumor," kata Ziag Dong, M.D., penulis yang juga pimpinan di laboratorium biologi molekular dari Hornel Institute, University of Minisota di Austin, AS.

Fortes juga menemukan bahwa minum teh sehari sekali bisa mengurangi timbulnya melanoma. Peneliti dari Darmouth Medical School juga menemukan, mereka yang biasa minum dua gelas atau lebih teh sehari 35 persen lebih sedikit terkena sel skuamosa dari kanker dibanding yang tidak minum teh.

Teguklah segelas wine
Mungkin Anda pernah mendengar wine bisa memerangi kanker. Masyarakat Meditterania mengenal budaya minum wine. Data Fortes menyebutkan efek wine bisa melindungi dari serangan melanoma.

Studi di Australia menyebutkan: minum dua hari sekali red, white atau bubbly wine, mengurangi kemungkinan berkembangnya actinic keratoses hingga 27 persen.

"Komponen dalam wine yaitu catechin dan resveratrol, bisa menghadang tumor karena adanya antioksidan dan menghalangi sel kanker," jelas Adele Green, M.D., pimpinan di Cancer and Population Studies Laboratory dari Queensland Institute of Medical Research. (ins)



(Fitness Indonesia edisi Desember 2011)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 Tipe Bos

Tips Galau

Biar Keliatan Pinter: Otak Kiri atau Otak kanan?